RAJAWALI TV / PEMPROV LAMPUNG / Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pengawasan internal guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, bersih, dan akuntabel. Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat membuka kegiatan Capacity Building Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) di Gedung Pusiban, Senin (25/5/2026).
Dalam arahannya, Wakil Gubernur menekankan bahwa pemerintah saat ini berada di ruang terbuka yang diawasi langsung oleh masyarakat. Karena itu, seluruh OPD diminta menyusun program yang benar-benar berdampak dan bukan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi. “Kita hari ini sebagai pemerintah tidak boleh membuat suatu program yang penting buat program, tapi membuat program yang penting,” tegasnya.
Pemprov Lampung juga terus memperkuat pengendalian internal melalui penguatan komitmen pimpinan, penerapan manajemen risiko, optimalisasi peran APIP, hingga penanaman budaya integritas bagi ASN. Saat ini tingkat maturitas SPIP Provinsi Lampung berada pada Level 3 (Terdefinisi) dengan skor 3,200 dan indeks manajemen risiko sebesar 3,073.(*)
